Tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia MPI - OMBRO

Tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia MPI

Masih dalam artikel seputar tabel torsi baut mesin, kali ini ombro kembali menghadirkan informasi tentang tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia yang sudah menggunakan sistem injeksi.

Sebagai gambaran singkat, Mitsubishi kuda pertama kali diperkenalkan oleh PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) pada tahun 1999. Generasi pertamanya mengusung mesin 1.6 L bensin dengan sistem karburator dan mesin diesel 2.5 L.

Barulah pada tahun 2002, Mitsubishi kuda muncul dengan mesin bersistem injeksi 2.0L yang dikenal sebagai Mitsubishi Kuda Grandia. Namun sayangnya, kemunculan tipe ini juga menjadi generasi penutup Mitsubishi Kuda secara keseluruhan, dimana produksinya resmi dihentikan pada tahun 2005.

Mitsubishi Kuda Grandia menggunakan mesin bertipe 4G63 2000cc. Salah satu mesin gahar yang juga banyak diaplikasikan pada banyak mobil Mitsubishi bertipe sporty seperti Eterna, Galant VR-4, Lancer EVO, bahkan untuk mobil yang menggunakan sistem GDI (Gasoline Direct Injection) dan turbo.


Mesin 4G63 mitsubishi kuda grandia

Ya, mesin seri 4G6 ini memiliki banyak model. Mulai dari 4G61, 4G62, 4G63, 4G64, hingga 4G69 dan 4G6A. Khusus untuk 4G63 Kuda Grandia, mesin ini merupakan mesin injeksi SOHC berkapasitas 1997cc atau sering digenapi menjadi 2000cc.

Memiliki torsi maksimum 16,3kgm di 3000 rpm dan maksimum output sebesar 114ps di 5500 rpm. Mesin ini masih menggunakan timing belt yang membutuhkan penggantian timing belt setiap 50.000km sekali.

Nah untuk artikel kali ini, ombro akan berbagi informasi seputar tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia MPI. Simak tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia dibawah ini.



Daftar isi

    Tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi Kuda Grandia


    ITEM / KOMPONEN Torque (N.m)
    CYLINDER HEAD (SILINDER KEPALA)
    Rocker cover bolt (baut rocker cover / tutup silinder kepala) 3.4
    Ignition coil bolt (baut koil) 10
    Spark plug (busi) 25
    Rocker arm shaft (baut rocker shaft assembly) 31
    Cylinder head bolt (baut silinder head / silinder kepala) 7.8 --> 0 + 20 + 90° + 90°
    TIMING BELT DAN OIL PUMP
    Camshaft sprocket bolt (baut camshaft) 88
    Timing belt cover flange bolt 11
    Timing belt auto-tensioner bolt 23
    Power steering bracket 49
    Timing belt tensioner arm 22
    Timing belt tensioner puller 48
    Idler pulley 35
    Dumper pulley bolt (4pcs) 25
    Tensioner "B" (baut tensioner kecil) 18
    Engine support bracket 49
    Oil pump sprocket 54
    Counterbalance shaft sprocket 45
    Front case 23
    Oil level guide pipe bolt 14
    Oil pan 6.9
    Oil pump cover bolt 16
    Drain plug (baut pembuangan oli) 39
    FUEL INJECTOR
    Injectors and delivery pipe 12
    Fuel pressure regulator (Multipoint fuel injection) 9
    Throttle body (Multipoint fuel injection) 18
    EXHAUST MANIFOLD
    Exhaust manifold engine hanger 29
    Exhaust manifold nut 49
    Exhaust manifold cover 13
    Water outlet fitting 13
    INTAKE MANIFOLD AND WATERPUMP
    Bracket Intake manifold stay 31
    Intake manifold bolt 19
    Waterpump bolt 14
    Engine hanger 11
    Engine coolant temperature sensor 29
    Water inlet fitting bolt 13
    Water inlet pipe bolt 13
    Thermostat housing 24
    PISTON DAN CONNECTING ROD
    Connecting rod bearing nut (mur metal jalan) 20 + 90°
    CRANKSHAFT DAN SILINDER BLOK
    Flywheel bolt (baut flywheel / roda gila) 132
    Crankshaft dumper pulley bolt (baut puli crankshaft) 118
    Main bearing cap bolt (baut metal duduk) 25 + 90°
    Rear engine oil seal case 11
    Rear plate bolt (upper) 11
    Rear plate bolt (lower) 9
    Oil pressure switch 19
    Oil screen 18

    Catatan: Nilai torsi pada tabel diatas menggunakan satuan Newton meter (Nm). Selalu perhatikan satuan yang digunakan pada kunci momen sebelum melakukan pengencangan baut.

    Baca juga :

    Tabel torsi diatas merupakan rangkuman yang sudah ombro periksa sebaik-baiknya. Untuk menghindari kesalahan dalam bekerja, ada baiknya anda tetap berpatokan pada buku panduan resmi yang diterbitkan produsen sesuai dengan model dan tipe mesin yang sedang anda kerjakan.

    Demikianlah artikel tentang tabel torsi baut mesin 4G63 Mitsubishi grandia MPI yang bisa ombro sampaikan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat buat pembaca sekalian.

    SHARE