8 Penyebab kipas radiator mati dan tidak mau berputar - OMBRO

8 Penyebab kipas radiator mati dan tidak mau berputar

Jika berbicara tentang kipas radiator, maka kita akan menemukan setidaknya ada 3 model kipas pendingin radiator yaitu model konvensional, model viscous coupling, dan model elektrik. Meskipun modelnya berbeda-beda namun fungsinya sama. Kipas radiator hanya berfungsi untuk mempercepat proses pendinginan air coolant yang berada di dalam radiator.

Ya, kipas radiator ini akan menghisap udara yang berada di depan radiator sehingga udara tersebut bisa mengalir ke dalam kisi-kisi radiator untuk mempercepat proses pelepasan panas dari air coolant. Dengan begitu, suhu air coolant bisa menjadi lebih dingin sebelum dialirkan kembali ke dalam mesin. Baca selengkapnya pada artikel tentang cara kerja radiator.

Ketika kipas radiator mati, maka proses pendinginan yang terjadi di dalam radiator akan terganggu. Air coolant bersuhu panas dari mesin tidak dapat melepas panas dengan cepat sehingga suhu air coolant secara keseluruhan akan terus naik dan naik. Akibatnya, mesin akan mudah mengalami overheat yang akan berujung pada mobil mogok dengan biaya perbaikan mobil yang mahal.

penyebab kipas radiator tidak mau berputar

Lantas apa penyebab kipas radiator mati ? Untuk mengetahui penyebab kipas radiator mati, tentunya harus memperhatikan tipe-tipe dari penggerak kipas pendingin radiator itu sendiri karena masing-masing tipe akan beda penanganannya. Nah, dibawah berikut ini adalah 8 penyebab kipas radiator mati yang ombro ketahui secara umum.


1. Fan belt putus


Fan belt putus adalah penyebab kipas radiator mati yang umum terjadi pada kipas pendingin radiator model konvensional dan viscous coupling. Fan belt (tali kipas) merupakan penghubung sekaligus penggerak dari mesin ke kipas yang akan memutar kipas radiator .

Saat fan belt putus, maka disaat itulah kipas radiator akan kehilangan tenaga penggeraknya sehingga kipas radiator mobil ini mati dan tidak dapat berputar. Pada beberapa tipe kendaraan, fan belt ini ada yang terhubung dengan beragam komponen mesin lainnya seperti alternator atau pompa power steering. Sehingga, ketika fan belt putus maka setir akan terasa berat dan lampu indikator aki akan menyala.


2. Viscous fan jebol / rusak


Viscous fan yang jebol atau rusak juga kerap menjadi penyebab kipas radiator mati dan tidak berputar. Viscous fan umumnya diletakkan pada bagian tengah baling-baling kipas radiator. Ketika viscous fan jebol/rusak maka kipas radiator tidak ikut berputar seirama dengan putaran mesin. Baca artikel tentang ciri-ciri viscous fan rusak


3. Sekring kipas radiator putus


Penyebab kipas radiator mati dan tidak mau berputar berikutnya bisa disebabkan oleh sekring kipas radiator yang putus. Adanya penggunaan sekring pada kipas radiator mobil ini menandakan bahwa kipas radiator yang digunakan adalah model elektrik.

Sekring berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah arus listrik yang berlebihan masuk kedalam rangkaian. Ketika arus listrik yang mengalir dalam fuse tersebut berlebihan,maka fuse akan terputus.

Atas kondisi tersebut, ketika sekring kipas putus, ada baiknya sobat memeriksa seluruh rangkaian kipas terlebih dahulu. Tujuannya, untuk menghindari short to ground (korslet) yang terjadi seperti motor kipas yang terbakar, kabel terkelupas dan menyentuh ground, atau akibat hal lainya.

Ketika sekring putus, maka aliran listrik yang menuju motor kipas radiator akan berhenti dan menyebabkan kipas radiator mati dan tidak mau berputar. Baca : Arti kode sekring mobil avanza


4. Kabel / konektor kipas ada yang putus


Penyebab kipas radiator mati dan tidak berputar berikutnya adalah adanya kabel / konektor kipas radiator yang putus. Kabel /konektor kipas yang putus akan menyebabkan arus listrik yang digunakan untuk memutar kipas menjadi terhenti. Akibatnya, kipas tidak mau berputar.

Penyebab konektor atau kabel kipas putus ini sangat banyak, bisa karena soketnya sudah rusak, digigit tikus dan beragam hal lainnya. Oleh karena itu pastikan untuk memeriksa kabel-kabel dan soket-soket yang berhubungan dengan kipas radiator secara teliti.


5. Motor kipas pendingin short / rusak


Penyebab kipas radiator mati dan tidak berputar selanjutnya adalah motor kipas pendingin mengalami short atau rusak. Ketika motor kipas radiator short, umumnya ditandai dengan putusnya sekring untuk kipas radiator.

Meskipun begitu, kerusakan pada motor kipas ini juga bisa terjadi akibat hal-hal lainnya. Oleh karena kipas radiator ini short dan rusak, maka otomatis, kipas radiator tidak akan bisa berputar sesuai dengan kebutuhan mesin.


6. Fan controller unit rusak


Hal berikutnya yang bisa menjadi penyebab kipas radiator mati dan tidak berputar adalah fan controler unit rusak. Ya, sebagian kendaraan banyak yang menggunakan fan controller unit sebagai unit pengatur putaran kipas radiator.

Fan controler unit ini ada yang terpisah dari Engine ECU dan kerap diletakkan dekat dengan casing kipas radiator. Ketika fan controller unit ini rusak maka otomatis, kipas radiator mati dan tidak dapat berputar sebagaimana mestinya. Baca : Kapan kipas radiator mobil berputar ?


7. Coolant temperature sensor bermasalah/rusak


Penyebab kipas radiator mati dan tidak berputar berikutnya adalah coolant temperatur sensor yang bermasalah atau rusak. Coolant temperatur sensor adalah komponen yang menjadi sinyal bagi engine ECU tentang suhu yang ada pada sistem pendingin.

Ketika sinyal coolant menunjuk pada suhu yang panas, maka engine ECU akan memerintahkan kipas radiator untuk berputar dan mendinginkan air coolant dalam radiator. Ketika coolant temperature sensor ini rusak maka kipas radiator mobil umumnya akan mati dan tidak mau berputar sekaligus akan muncul lampu check engine yang menyala di dashboard.


8. Refrigerant pressure sensor bermasalah/rusak


Untuk kendaraan yang tidak dilengkapi dengan extra fan AC dan hanya mengandalkan satu fan radiator saja, umumnya proses pengaturan kipas radiator juga di kaitkan dengan refrigrant pressure sensor.

Prinsip yang digunakan pada refrigerant ini sama dengan coolant temperatur sensor. cuma pada referigerant ini yang diukur adalah tekanan pada freon AC. Jadi, ketika refrigerant pressure sensor ini bermasalah / rusak maka akan mempengaruhi putaran kipas radiator hingga menjadi salah satu penyebab kipas radiator mati dan tidak mau berputar.

Daftar isi
    SHARE