Penyebab busi basah oli - OMBRO

Penyebab busi basah oli

Sebagai komponen penting dalam sistem pengapian, busi menjadi satu-satunya komponen yang bertugas untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang mesin bagi mesin-mesin mobil berbahan bakar bensin.

Tanpa adanya busi, campuran bahan bakar dan udara tidak akan dapat terbakar, tidak bisa meledak dan tidak bisa menghasilkan tenaga mesin. Oleh karena itu, kondisi busi menjadi sangat penting sehingga sangat diperlukan pemeriksaan dan pergantian secara berkala.

Namun terkadang, ketika kita sedang melakukan penggantian busi, busi terlihat basah oli mesin. Ada busi yang basah oli mesin di bagian luar bodi busi (bagian keramiknya), adapula busi basah oli pada bagian ujung tempat percikan api busi terjadi.

penyebab busi basah oli

Kondisi busi mobil basah oli akan menyebabkan banyak hal terkait kinerja mesin saat hidup seperti diantaranya,
  1. Mesin pincang dan goyang saat hidup
  2. Mesin brebet saat digas
  3. Di knalpot akan muncul asap putih akibat oli ikut terbakar
  4. Bahkan, jika basah oli pada busi sudah terlalu parah, akan menyebabkan busi menjadi cepat mati
Seperti sudah diketahui bahwa saat busi mobil dipasang ke mesin, bagian ujung pemantik apinya akan masuk kedalam ruang bakar mesin, sedangkan sisi keramik akan tersisa diluar ruang bakar. Nah kali ini kami akan menjelaskan penyebab busi basah oli pada dua kondisi tersebut. Simak penyebab busi basah oli yang kerap terjadi di mobil bermesin bensin dibawah ini


1. Karet seal busi rusak


Karet seal busi rusak penyebab busil basah oli

Penyebab busi basah oli yang terjadi di bagian keramik biasanya disebabkan oleh karet seal busi sudah mulai keras dan tidak dapat menutup rapat. Akibatnya, oli mesin yang melumasi mekanisme valve akan merembes masuk kedalam lubang busi sehingga luibang tersebut kerap dipenuhi oli.

Ya, pada beberapa tipe mesin, busi dipasang tepat di tengah-tengah ruang bakar, dan konstruksi ini menyebabkan adanya lubang di tengah-tengah penutup silinder head mesin yang khusus untuk tempat memasang dan melepas busi.

Biasanya, pada bagian atas lubang-lubang di penutup silinder head tersebut dipasangkan karet seal guna mencegah oli mesin dari silinder head masuk ke dalam lubang busi. Ketika karet seal mulai keras dan tidak dapat menutup rapat, maka oli mesin akan mudah masuk kedalam lubang busi, sehingga dapat menyebabkan busi basah oli.

Solusi untuk mengatasi masalah busi basah oli seperti ini adalah dengan mengganti keseluruhan karet seal rocker cover dan karet seal penutup lubang busi yang ada di tiap-tiap penutup kepala silinder head.


2. Seal klep / Valve seal rusak


Penyebab busi basah oli yang berikutnya adalah akibat seal klep (valve steam seal) rusak. Fungsi dari seal klep ini adalah untuk mencegah oli mesin yang berada di dalam silinder head tidak masuk dan rembes kedalam ruang bakar melalui batang klep.

Seiring lamanya waktu pemakaian, karet seal ini akan mengeras dan tidak dapat menutup rapat lagi. Efeknya, oli mesin akan masuk kedalam ruang bakar melalui batang klep sehingga kepala busi basah oli. Kondisi ini juga kerap membuat ujung klep menjadi banyak kerak dan deposit kotoran sehingga akan mempengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.

Baca juga:


3. Ring Piston dan Dinding Silinder Aus


Selain dari Seal Klep, penyebab busi basah oli berikutnya adalah karena ring piston dan dinding silinder blok mesin sudah aus.Keausan pada ring piston dan dinding silinder blok mesin ini akan menyebabkan oli mesin tidak dapat dibersihkan secara sempurna untuk dibuang kembali kedalam ke dalam bak penampungan oli mesin. Kondisi ini akan menyisakan oli pada dinding silinder mesin.

Oli yang menempel dan tersisa pada dinding silinder mesin kemudian akan ikut terkompresi dan bercampur dengan campuran udara dan bahan bakar. Akibatnya, campuran udara dan bahan bakar akan bercampur dengan oli mesin.

Kondisi ini manjadikan pembakaran mesin tidak sempurna, bahkan kerap menyisakan jelaga hitam dari sisa oli yang tidak terbakar. Lambat laun, lapisan sisa oli ini akan semakin banyak dan akan membasahi permukaan kepala busi sehingga basah oli.


4. Gasket Kepala Silinder rusak dan rembes oli


Hal berikutnya yang bisa menjadi penyebab busi basah oli adalah apabila gasket silinder head rusak dan rembes oli. Ya, gasket kepala silinder memiliki beberapa fungsi termasuk diantaranya sebagai penyekat agar oli mesin tidak rembes dan masuk kedalam ruang bakar.

Ketika ada bagian dari gasket kepala silinder yang rusak, khususnya dibagian yang menjadi pelindung saluran pembuangan oli dari kepala silinder ke bak penampungan oli, maka oli akan merembes kedalam ruang bakar sehingga membuat busi basah oli.

Umumnya, gasket kepala silinder yang rusak ini terjadi akibat mesin pernah mengalami overheat (panas berlebihan) dan membuat silinder head melengkung. Melengkungnya silinder head akan merusak gasket yang ada sehingga oli mesin bisa rembes ke ruang bakar.
Daftar isi
    SHARE