Cara memeriksa oli mesin mobil - OMBRO

Cara memeriksa oli mesin mobil

Fungsi oli mesin mobil yang begitu penting bagi mesin, mengharuskan kita untuk selalu menjaga, merawat bahkan mengganti oli mesin secara berkala agar mesin mobil tetap bisa bekerja secara optimal. Penggantian oli mesin biasanya dihitung per 3 bulan atau sekitar 5.000 km. Bahkan, berkat kecanggihan teknologi terbaru yang diterapkan pada saat membuat oli mesin sekarang ini, sudah bisa membuat oli mesin bisa digunakan untuk jangka waktu 6 bulan atau sekitar 10.000 km.

Meskipun begitu, kita sebagai pemilik mobil juga perlu mengetahui bagaimana cara memeriksa oli mesin mobil kita sendiri secara berkala. Fungsinya untuk mengetahui apakah oli mesin berkurang atau warna olinya sudah tidak lagi normal seperti biasanya, sehingga kita bisa mencegah lenoh dini terhadap kerusakan parah yang mungkin akan terjadi pada mesin.

Untuk detail cara pemeriksaan oli mesin pada umumnya sudah di sediakan oleh pihak pabrikan melalui buku petunjuk manual perawatan dan penggunaan kendaraan. Tapi tidak ada salahnya anda meluangkan waktu untuk membaca tips dan cara memeriksa oli mesin mobil sendiri di bawah ini.

cara memeriksa oli mesin


Tips sebelum memeriksa oli mesin


Sebaiknya pemeriksaan oli mesin ini dilakukan saat mobil sudah tidak dipakai dalam waktu lebih dari 3 jam, contohnya pada pagi hari. Hal ini dilakukan karena oli didalam mesin sudah terkumpul semua di bak penampungan oli, sehingga pengukuran jumlah oli bisa dilakukan dengan lebih tepat.

Walaupun sebaiknya dilakukan seperti langkah diatas, bukan berarti kita tidak bisa melakukan pemeriksaan oli pada saat setelah mesin hidup, sehabis dipakai jalan jauh misalnya.

Jika mobil habis dipakai jalan, maka kita juga bisa melakukan pemeriksaan oli mesin, namun sebaiknya mastikan mesin dan diamkan selama 5 hingga 10 menit agar oli mengalir sepenuhnya ke bagian bawah mesin.


Cara memeriksa jumlah oli mesin


Langkah pertama untuk memeriksa oli mesin mobil adalah dengan mengecek jumlah oli mesin yang ada di dalam bak penampungan oli. Perhatikan langkah-langkah memeriksa jumlah oli mesin dibawah ini :
  1. Parkirkan mobil di tempat yang rata dan tidak miring.
  2. Siapkan dan pegang kain lap, lalu tarik dipstick oli keluar
  3. Bersihkan ujung bawah dipstick oli dari sisa oli yang ada
  4. Masukkan kembali disptick oli hingga dipstick masuk sepenuhnya.
  5. Tarik dipstick oli kembali keluar
  6. Periksalah ketinggian level oli mesin, dan perhatikan posisi oli seperti pada gambar di bawah ini
    cara memeriksa oli mesin
  7. Bersihkan dipstick dari oli yang ada dan masukkan kembali seperti semula

Kesimpulan hasil pemeriksaan ketinggian level oli mesin :
  • Posisi ketinggian oli mesin berada dibawah tanda L (kondisi ketinggian oli kurang). Ini artinya kapasitas oli kurang dan harus ditambah. Ada kemungkinan oli mesin bocor atau rembes di sekitar mesin.
  • Posisi ketinggian oli mesin berada di antara tanda L dan H (kondisi ketinggian oli normal), ini artinya kapasitas oli cukup dan tidak ada masalah
  • Posisi ketinggian oli mesin berada di atas tanda H (kondisi ketinggian oli berlebihan), ini artinya oli mesin terlalu banyak isinya. Jika oli mesin terlalu banyak dapat menyebabkan mesin terasa berat saat dijalankan akibat poros mesin terendam oleh oli.

Cara memeriksa kualitas oli mesin mobil melalui warnanya


Langkah selanjutnya untuk memeriksa oli mesin mobil adalah dengan memeriksa kualitas oli mesin melalui warnanya. Ya, warna oli akan menunjukkan sudah sejauh mana penurunan kualitas yang terjadi selama oli mesin digunakan. Dengan begitu kita bisa mengetahui apakah oli mesin tersebut masih layak digunakan atau sudah perlu dilakukan penggantian.

Namun begitu, cara ini lebih efektif jika dilakukan pada mobil bermesin bensin, untuk mobil bermesin diesel, umumnya oli mesin akan tetap berwarna hitam meskipun belum lama dilakukan penggantian.

Perhatikan langkah-langkah dibawah berikut untuk memeriksa kualitas oli berdasarkan warnanya
  1. Siapkan kertas putih polos
  2. Tarik dipstick oli keluar
  3. Teteskan oli yang menempel di dipstick oli pada kertas putih polos tersebut
  4. Perhatikan warna yang dihasilkan pada kertas tersebut dan perhatikan gambar warna oli dibawah berikut
    kualitas warna oli mesin

Kesimpulan hasil pemeriksaan kualitas oli mesin melalui warnanya
  • Warna oli mesin pada gambar no 1 sampai no 5 menunjukkan bahwa oli mesin masih layak digunakan
  • Warna oli mesin pada gambar no 6 dan 7 menunjukkan bahwa oli mesin sudah perlu diganti
  • Warna oli mesin pada gambar bertuliskan watery, ini menandakan bahwa oli mesin tercampur dengan air. Anda harus segera mengganti oli mesin dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada sistem pendingin mesin

Jika dari kedua pemeriksaan diatas sudah menunjukkan bahwa oli mesin dalam kondisi kurang (berada di bawah anda L) dan berwarna hitam pekat, hal ini menunjukkan bahwa sudah saatnya anda melakukan penggantian oli mesin untuk menghindari kerusakan mesin akibat pelumasan yang buruk.

Demikianlah artikel tentang cara memeriksa oli mesin mobil ini bisa ombro sampaikan, semoga bermanfaat.

Daftar isi
    SHARE